Jumat #2

Jumat, 1 April 2011
Masjid At-Taqwa Ciganea, Purwakarta

Ustadz Al-Muqarrom menjelaskan bahwa, jika mukmin mengakui empat sifat tetapi tidak melakukan empat hal, maka sesungguhnya dia telah berdusta. Apakah empat sifat dan empat hal yang harus dilakukan itu:
  1. Mencintai Allah tetapi selalu melakukan apa yang dilarang oleh Nya.
  2. Mengaku cinta kepada Nabi, tetapi tidak mencintai fakir miskin.
  3. Mengaku mencintai surga tetapi enggan bersedekah.
  4. Mengaku takut akan siksa api neraka, tetapi selalu melakukan perbuatan-perbuatan yang bisa menjerumuskan kedalam api neraka.
Jika ada mukmin yang mengakui empat sifat tersebut tetapi selalu melakukan empat hal, maka sesungguhnya dia telah berdusta. Begitu kata Pak Ustadz kemarin.
Kalo ane gimana ya, wah sepertinya masih tergolong orang yang berdusta nih, masyaAllah.
Wassalam.

Surat Untuk Dosbing

Hari ini saya belajar KSPK, Kapita Selekta Pengembangan Kepribadian, Dihari Ini, saya belajar tentang Management Stress (what a title). Oke, kebanyakan teman2 dikelas, stress karena KTTA. Kemudian, Saya yang TAnya telah selesai akhirnya mikir. Apakah TA saya sempat membuat saya stress. Ga perlu mikir lama, maka jawaban yang terbesit dalam hati saya adalah "Iya". Bahkan saya sempat ga mikirin pengumuman IP karena pada hari yang bersamaan terjadi percakapan sebagai berikut:
Saya: Maaf Pak, saya mau minta Izin untuk melakukan survey di PT KAI DAOP II. Ini surat surveynya (buatan sendiri), ini outlinenya, ini SKM saya pak.
KAI: Maaf dek, sampai bulan juni kita ga nerima magang dan survei penelitan.
saya: FuFufuufufufufufufu...
Berhubung yang saya datangi DAOP nya, akhirnya saya mikir, kenapa ga ke kantor pusat. Karena jaraknya yang cuma 5 kali tarikan nafas, Kantor pusat pun didatangi, dan jujur jawaban yang mereka berikan, ga kalah menyejukkan hati.
KAI Pusat: Maaf mas, kalo mau survey disini, harus ke DAOP dulu. Entar buat surat tembusan dari sana.
Saya: fufuufufuffufufufu...
Akhirnya Saya yang putus asa nyari objek lain. Keliling kota Bandung, akhirnya pilihan jatuh ke kantor Waskita. MasyaAllah, sampai sekarang saya udah ngumpulin TA, tu Waskita ga jelas ga pernah ngasih kabar (paling ga nanya kabar). Atau seharusnya saya yang harus nanya kabar ya (???). Penat stress yang membuncah, akhirnya Surat berikut terkirim dan tertuju ke alamat email dosen pembimbing saya.

Aku dan Putih

(kalau saya bilang, ini ga lebih dari sekedar beberapa kalimat, yang mencoba untuk menjadi sebuah Puisi. Ingat, "MENCOBA", At least i tried it)

Aku Cinta Putih
Aku punya 3 sepatu berwarna putih
Di lemariku banyak baju berwarna putih
Kamarku dicat berwarna putih

Aku Cinta Putih
Aku suka masa-masa SMA, karena dulu baju seragamku putih
Aku senang kuliah disini, karena baju kemejaku semua putih
Dan jika aku kerja nanti, aku memakai baju putih

Aku Cinta Putih
Garis putih di jalan raya mengajarkan keteraturan
Zebra cross berwarna putih selalu membantu ku menyeberang jalan
Warna putih di bendera negaraku berarti kesucian

Aku Cinta Putih
Aku senang melihat AC. Milan bermain away karena jersey mereka berwarna putih
Aku menyukai susu vanilla karena dia berwarna putih
Guruku bilang malaikat itu berwarna putih
Langit juga tidak indah tanpa awan yang putih

Aku Cinta Putih
Karena walaupun kau tidak putih
Dan namamu bukan putih
Kau Putih

(*buat wanita yang terpampang jelas di dompetku)